Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Salam super.
Kembali lagi bersama saya Namira Teguh Golden Always.
Gue dulu bersekolah dasar di sekolah dasar islam selama 6tahun full dari gue berumur 6-12tahun. Sekolah gue waktu itu tidak mewajibkan muridnya menggunakan hijab. Gue sampai kelas 4 tidak menggunakan hijab begitu juga teman-teman gue yang lainnya. Lalu pas kelas 5, beberapa temen mulai pakai jilbab. Terus gue ikutan lah dan termasuk yang awal-awal. Karena gue dulu yaa gabisa diem, jadi ya banyak cobaan like "gaya pake jilbab" dsb.
Dan pada akhirnya semua pakai jilbab. Dan kepala sekolahnya pun mutusin bahwa berjilbab wajib mulai kelas 1-6.
Tapiii,
Ada tapinya.
Gue disekolah doang pake jilbabnya. Jalan jalan, ke warung, lepas. Why? Karena gue diajarin di sekolah wajib berjilbab setelah baligh, dan gue pas sd belum soo, i was very stupid and i didnt wear hijab.
ITU SALAH BANGET GUYS!
Dan what most sadly is, gue baru berhijab full penuh itu when i was grade 7 semester 1 akhir. And thanks god pas gue pake penuh i havent baligh yet.
Gue nyesel kenapa ga pake dr dulu. Dan buat yang mau pake hijab/muslim, gue mau sharing yaa:):)
Hijab itu wajib bagi muslimah yang sudah baligh. Hijab yang syar'i adalah yang menutup dada. Namun harus dibarengi dengan pakaian yang juga tidak membentuk lekuk tubuh. Rumit? Pasti. Toh hadiahnya surga bukan kipas angin.
Banyak muslimah yang menyalahgunakan atau salah persepsi tentang berhijab. Berhijab itu WAJIB. Bukan menunggu Mama berhijab duluan, atau menunggu jadi manusia yang bener, atau nunggu tua, atau nunggu siap. Banyak orang beralasan belum siap. Kapan siapnya? Tua? I'm so sorry but 'ajal itu gaada yang tau. Bisa aja besok, tahun depan, 200 tahun lagi, atau detik setelah ini'
Atau yang beralasan tunggu mama. Kapan mama kamu mau berhijab? Atau yang alasannya menunggu jadi orang yang bener. Karena katanya sekarang sikapnya masih gabener. I've experienced it. Dulu sebelum gue berhijab full, gue bener2 gabisa diem, bandel, ngomong betawi banget. Then setelah i wore hijab as full as i must, semua berubah. Tiap mau bertindak pasti mikir "ah gue kan berjilbab. Gapantes" atau "ah gue kan berjilbab, masa org berjilbab kayak gitu" Dan makin dewasa kita, bakal makin kita bisa mengontrol perbuatan kita.
Atau ada yang beralasan takut jelek setelah berhijab. Gabakal jelek. Kalau kita bisa mantes-mantesin ya gabakal jelek. Kalo kita bisa padu padankan gaya hijab ya gabakal jelek. If there is a will, there is a way. Atau beralasan dengan berhijab ga keliatan seksi. Justru Allah ingin menyelamatkan umatnya, para muslimahnya, dari godaan syaitan yang terkutuk. Keseksian wanita yang sudah baligh itu bisa membuat nafsu lakilaki yang bukan muhrimnya. Dan itu dosa. Zina mata. Dan kalo kata kunci guru ngaji gue "seksinya dan cantiknya wanita berhijab itu tidak terduga dan tidak terbayangkan"
Keren gatuh? Jadi limited edition?
Allah kan tidak ingin umatnya tersakiti. Allah ingin umatnya mendapat yang terbaik. Tapi terkadang umatnya sendiri yang tidak menyadari betapa Allah sangat menyayangi mereka dan menjaga mereka.
Buat para muslimah, yuk berhijab. Kalau ada yang salah dlm perkataan saya, yuk comment sharing. Maklum lah share pengalaman namanya juga masih SMP:p Atau boleh dicek di surah An Nisa.
Terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat aamiin yra.
Wass. Wr. Wb.